Presiden Muda Visioner Hadiri SIBS 2026, Perkuat Diplomasi Ekonomi Jawa Barat–Malaysia
BANDUNG – TOPIK PUBLIK
Presiden Muda Visioner Penggerak Nasional, Indra A. Oktariawan, menghadiri Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 yang digelar di Kota Bandung pada 9–10 Juli 2026.

Kehadirannya dalam forum bisnis internasional tersebut merupakan bagian dari undangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan diplomasi ekonomi antara Jawa Barat dan Malaysia.
SIBS 2026 menjadi ajang strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, asosiasi perdagangan, serta berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia dan Malaysia.
Forum ini bertujuan memperluas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, hingga pengembangan ekonomi regional yang berkelanjutan.

Selain dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kadin Jawa Barat, dan delegasi perdagangan Malaysia, forum tersebut juga melibatkan kalangan pengusaha, investor, serta tokoh muda nasional yang dinilai memiliki peran penting dalam membangun kolaborasi internasional.
Dalam kesempatan itu, Indra A. Oktariawan menegaskan bahwa diplomasi ekonomi di era global tidak lagi menjadi tanggung jawab pemerintah dan dunia usaha semata.
Menurutnya, generasi muda harus mengambil peran sebagai penggerak inovasi, kolaborasi, sekaligus jembatan yang menghubungkan peluang kerja sama lintas negara.
“Kemajuan hubungan Indonesia dan Malaysia harus dibangun melalui kolaborasi yang saling menguntungkan. Selangor International Business Summit 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat diplomasi ekonomi, membuka peluang investasi, serta memperluas akses perdagangan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Generasi muda harus hadir sebagai penghubung kolaborasi internasional yang menghadirkan solusi, inovasi, dan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Indra.
Ia menilai Jawa Barat memiliki potensi besar sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.
Dengan kekuatan sektor industri, kualitas sumber daya manusia, serta inovasi yang terus berkembang, kerja sama dengan Malaysia diyakini mampu membuka peluang investasi baru, mendorong transfer teknologi, memperkuat industri, dan memperluas pasar ekspor bagi produk Indonesia.
Selama forum berlangsung, para peserta mengikuti berbagai agenda seperti diskusi bisnis, business matching, pertemuan antarpemangku kepentingan, hingga pengembangan jejaring strategis yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan generasi muda.
Melalui kehadirannya di SIBS 2026, Muda Visioner Penggerak Nasional menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan generasi muda, penguatan UMKM berorientasi global, serta pembangunan kemitraan strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat posisi Indonesia di kawasan ASEAN.
Keikutsertaan Indra A. Oktariawan dalam forum internasional tersebut kembali menunjukkan semakin besarnya peran pemuda Indonesia dalam membawa gagasan, membangun jejaring global, serta menjadi bagian dari diplomasi ekonomi yang berdampak bagi kemajuan bangsa. (YL)
