Penanaman Perdana Bersama Forkopimda, Kabupaten Sukabumi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
SUKABUMI – TOPIK PUBLIK
Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan melalui kegiatan Penanaman Perdana bersama masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi yang digelar di Kampung Baru Ajol, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, S.E., didampingi jajaran TNI, Polri, perangkat daerah, serta kelompok tani.
Turut hadir Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri, S.H., M.Han., sementara dari Polres Sukabumi diwakili Kapolsek Sukabumi AKP Wahyudi, S.H.

Penanaman perdana ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sebagaimana program yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Aksi tanam bersama dilaksanakan bersama Kelompok Tani Bagja Sutra sebagai upaya mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.
Wakil Bupati Sukabumi mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi geografis yang sangat mendukung untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Luasnya lahan pertanian serta kualitas sumber daya petani menjadi modal utama dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Kolaborasi ini merupakan implementasi nyata konsep Pentahelix yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, akademisi, hingga sektor swasta. Dengan kebersamaan ini, kita optimistis mampu mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil pertanian yang dikembangkan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Keseriusan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendukung ketahanan pangan juga telah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Belum lama ini, Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan dan piagam dari Presiden Republik Indonesia atas capaian dan kontribusinya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperluas areal tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Dalam program ketahanan pangan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memprioritaskan pengembangan sejumlah komoditas unggulan, di antaranya jagung pipil dan padi sebagai komoditas pangan utama, serta kopi Sukabumi yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat.
Pemerintah daerah juga terus mendorong promosi kopi lokal melalui berbagai program dan kampanye sebagai upaya memperkuat identitas Sukabumi sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas.
Komoditas tersebut dinilai memiliki nilai historis sekaligus potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui sektor pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan.( YL)
