Kapolri Jenderal Listyo Sigit Apresiasi Kemah Nasional PUI di Sukabumi, Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

IMG_20260903_122810

SUKABUMI —  TOPIK PUBLIK

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kemah Nasional PUI yang digelar di Camping Ground Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun karakter generasi muda, khususnya para peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan anggota Pramuka. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolda Jawa Barat, Kapolres Sukabumi Kota, Kapolres Sukabumi, Dandim 0607/Kota Sukabumi, Bupati Sukabumi, Wakil Wali Kota Sukabumi, serta Ketua Kwarcab Kota Sukabumi.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para peserta Kemah Nasional PUI yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan semangat kebangsaan.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus bangsa.

“Kami ingin memberikan apresiasi yang luar biasa kepada adik-adik Pramuka yang mengikuti kegiatan ini,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Ia menilai berbagai aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan kemah dapat membangun jiwa saling menolong, gotong royong, persatuan, serta meningkatkan keterampilan dan pendidikan karakter kebangsaan.

Nilai-nilai tersebut, lanjut Kapolri, sangat dibutuhkan generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi tantangan ke depan sekaligus mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus bangsa.

“Ini membangun jiwa saling menolong, gotong royong, jiwa persatuan, dan juga keterampilan-keterampilan lain serta pendidikan karakter kebangsaan yang tentunya dibutuhkan oleh mereka untuk menjadi generasi penerus bangsa,” katanya.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan dunia kepramukaan karena pernah menjadi anggota Pramuka. Karena itu, ia memahami pentingnya kegiatan tersebut dalam membentuk karakter dan kepribadian anak muda.

“Saya datang sebagai mantan anggota Pramuka. Tentunya kami dengan keluarga besar PUI sudah menjalankan silaturahmi cukup lama. Setiap event, kami juga terus mendorong,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolri menyoroti perjalanan panjang PUI yang telah berdiri sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut memiliki sejarah penting dalam perjalanan bangsa dan telah melahirkan banyak tokoh nasional.

Kapolri berharap semangat perjuangan dan nilai-nilai yang telah diwariskan para pendahulu dapat terus diteruskan oleh generasi muda melalui berbagai kegiatan positif.

“Karena PUI sudah berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia. Ini adalah tokoh-tokoh nasional yang sudah lahir dari zaman dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti Kemah Nasional PUI menjadi salah satu ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan semangat persatuan di tengah generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan pendidikan karakter, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mempunyai rasa tanggung jawab terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.

Kemah Nasional PUI di Camping Ground Selabintana pun diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, memiliki jiwa sosial, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (YL)