Geger Penemuan Kerangka Manusia Ber-Sweater Merah di Perkebunan Jati Sagaranten Sukabumi

IMG_20260714_105052_237

Ribaknews26.id, Sukabumi – Aparat kepolisian sektor Sagaranten, Polres Sukabumi, tengah menyelidiki penemuan kerangka manusia tanpa identitas di area perkebunan jati milik PT Indah Bumi Plantasi (IBP). Jasad yang tinggal tulang-belulang itu ditemukan di Kampung Cimahi RT 005/RW 002, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (13/7/2026).

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang karyawan perkebunan bernama Denda Hidayat (58). Saat sedang memperbaiki jalan, Denda mencium aroma menyengat dari arah semak-semak. Ketika menelusuri sumber bau, ia terkejut menemukan sesosok kerangka manusia.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke koordinator keamanan dan manajemen perusahaan, yang kemudian meneruskan informasi ini ke Polsek Sagaranten.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Sagaranten AKP A. Suryana B. bersama personelnya langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta mengevakuasi kerangka tersebut.

Sweater Merah Marun Angka “33”

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah hampir sepenuhnya telah menjadi kerangka dengan sedikit jaringan tubuh yang tersisa. Polisi belum bisa memastikan identitas maupun jenis kelamin korban.

Namun, petugas menemukan petunjuk penting di TKP. Di antaranya sebuah sweater berwarna merah marun dengan angka “33” berwarna kuning, serta seutas kain yang melilit bagian leher korban.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi menjelaskan bahwa kasus ini sedang ditangani secara intensif oleh tim gabungan Polres dan Polsek.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah prosedural, mulai dari olah TKP, mengamankan barang bukti, hingga memeriksa saksi-saksi. Saat ini kerangka telah dievakuasi ke Rumah Sakit Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri untuk keperluan autopsi dan pemeriksaan forensik,” ujar Iptu Ilham.

Langkah forensik ini sangat krusial guna mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.

Imbauan untuk Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga

Di lokasi berbeda, Kapolsek Sagaranten AKP A. Suryana menegaskan pihaknya akan terus mendalami seluruh informasi sekecil apa pun di lapangan. Polsek Sagaranten juga terus berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi dan tim forensik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa waktu terakhir, atau mengetahui adanya informasi orang hilang, untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” pungkas AKP A. Suryana.