Bakesbangpol Satukan Paskibra dan Paswal TNI, Persiapan Upacara 17 Agustus Makin Matang
SUKABUMI – Topikpubliknews.com Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi resmi menerima 45 personel Pasukan Pengawal Bendera (Paswal) dari TNI untuk bergabung dalam latihan bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kota Sukabumi.

Penggabungan pasukan tersebut dilakukan di Pusat Latihan Paskibra Kota Sukabumi, Rabu (5/8/2026), sebagai bagian dari persiapan menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Kota Sukabumi, Cecep Rapih, S.P., M.Si., mengatakan. Latihan gabungan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan pasukan pengibar dan pengawal bendera agar mampu menjalankan tugas secara maksimal pada 17 Agustus mendatang.
“Hari ini mulai dilakukan penggabungan antara Pasukan Pengibar Bendera (Paska) dengan Pasukan Pengawal Bendera (Paswal) dari TNI. Jumlah Paswal yang bergabung sebanyak 45 personel untuk menjalani latihan terpadu selama sekitar 8 hingga 13 hari,” ujar Cecep.
Ia menjelaskan, anggota Paskibra Kota Sukabumi yang telah terpilih berjumlah 32 orang. Namun, dua di antaranya saat ini bertugas mewakili Kota Sukabumi sebagai anggota Paskibra tingkat Provinsi Jawa Barat sehingga peserta latihan di tingkat kota tersisa 30 orang.
Menurut Cecep, seluruh anggota Paskibra telah menjalani proses pembinaan dan latihan selama lebih dari tiga bulan. Memasuki awal Agustus, pola latihan ditingkatkan menjadi latihan penuh bersama personel TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
“Menjelang 17 Agustus mereka menjalani latihan penuh selama kurang lebih 13 hari. Jika sebelumnya latihan hanya berfokus pada formasi Paskibra, kini seluruh rangkaian dilakukan bersama Paswal agar koordinasi saat pelaksanaan upacara semakin matang,” katanya.
Selain melakukan monitoring, Bakesbangpol Kota Sukabumi juga mendampingi seluruh kegiatan latihan setiap hari. Berbagai kebutuhan peserta, mulai dari pelayanan kesehatan, konsumsi hingga logistik, dipastikan tersedia guna mendukung kondisi fisik dan mental para anggota selama menjalani latihan intensif.
“Secara umum mereka sudah siap, tinggal dilakukan penyempurnaan pada beberapa aspek teknis agar pelaksanaan tugas nanti berjalan lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, dukungan terhadap penyelenggaraan Paskibra tidak hanya berasal dari Pemerintah melalui anggaran yang telah disiapkan, tetapi juga dari sejumlah mitra pemerintah maupun pihak swasta yang turut memberikan dukungan.
Sementara itu, Sebagai tahapan akhir persiapan, seluruh anggota Paskibra Kota Sukabumi dijadwalkan memasuki masa karantina mulai 8 Agustus 2026 selama 10 hari di salah satu hotel di Kota Sukabumi.
Selama masa karantina, para anggota akan menjalani pembinaan intensif, termasuk penguatan disiplin, kesiapan fisik, serta pemantapan teknis menjelang pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,”pungkasnya.
(SH ).
