Tiga Jalur Seleksi SPMB 2026 Dinilai Melemahkan Peluang Masuk Sekolah Negeri

file_0000000084ac71f7a8be71670927b950

SUKABUMI – TOPIK PUBLIK

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menuai sorotan dari sebagian masyarakat.

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik menilai mekanisme seleksi yang berlangsung saat ini membuat peluang diterima di sekolah negeri menjadi semakin sempit, terutama setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi namun belum berhasil lolos.

Saat hari ini ditemui disejumlah sekolah Negeri Kota Sukabumi keluhan yang datang dari beberapa orangtua siswa mengenai sistem pendaftaran online calon siswa SMP Negeri kepada awak media Topik Publik News pada, Senin (29/6/2026).

Tiga jalur seleksi yang telah dilalui, seperti jalur domisili, afirmasi, dan prestasi (sesuai tahapan yang berlaku di masing-masing daerah), dinilai menyebabkan sebagian calon murid kehilangan kesempatan karena kuota terus berkurang di setiap tahap. Kondisi tersebut membuat persaingan pada jalur berikutnya semakin ketat.

Selain persoalan kuota, masyarakat juga menyoroti perbedaan mekanisme seleksi dan pembobotan nilai di setiap jalur yang dianggap membingungkan. Akibatnya, tidak sedikit calon murid dengan nilai akademik yang baik tetap tidak memperoleh kursi di sekolah tujuan karena kalah pada persyaratan atau prioritas jalur tertentu.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan penyelenggara SPMB melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan seleksi tahun ini agar sistem penerimaan ke depan semakin transparan, mudah dipahami, dan mampu memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh calon murid sesuai prinsip pemerataan akses pendidikan. ( YL)