SMSI Sukabumi Raya Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Pers dan Kawal Program Strategis Nasional

IMG-20260718-WA0070

SUKABUMI – TopikPubliknews.com Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya periode 2025–2028 resmi dilantik dan dikukuhkan di Aula Pendopo Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/7/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi media siber dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menyukseskan program strategis nasional.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Pengurus SMSI Provinsi Jawa Barat dan dihadiri Bupati Sukabumi Asep Japar yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi H. Julipri, jajaran Forkopimda, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Zainul Munasichin, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra Heri Gunawan, serta pimpinan perusahaan media yang tergabung dalam SMSI Sukabumi Raya.

Dengan tema “Peran SMSI dalam Membangun Literasi dan Sinergi Menyukseskan Program Ketahanan Pangan, Kemandirian Energi, dan Kondusivitas Investasi”, pelantikan menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kolaborasi antara media, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Ketua SMSI Jawa Barat Hardiyansyah mengatakan, SMSI Sukabumi Raya memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah maupun sektor swasta dalam mendukung program ketahanan pangan, energi, dan investasi demi kemajuan Kabupaten dan Kota Sukabumi.

“Peran SMSI di Kabupaten Sukabumi cukup potensial untuk membangun kerja sama dengan pemerintah daerah maupun swasta dalam mendukung ketahanan pangan, energi, serta investasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian perusahaan media terhadap kesejahteraan dan perlindungan pekerja pers, termasuk jaminan kesehatan dan keselamatan kerja.

Sementara itu, Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab besar untuk membangun organisasi media siber yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Menurutnya. Kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas selama tiga tahun ke depan, di antaranya pelatihan peningkatan kompetensi jurnalistik, advokasi perlindungan profesi wartawan, penguatan kemitraan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Media siber memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan program nasional seperti ketahanan pangan, kemandirian energi, dan peningkatan iklim investasi melalui kolaborasi pentahelix,”jelasnya.

Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi H. Julipri menyampaikan bahwa pengelolaan media siber menghadapi tantangan besar di era digital. Karena itu, organisasi media harus memiliki legalitas yang jelas agar mampu membangun ekosistem pers yang sehat dan profesional.

“Media harus berbadan hukum agar dapat menjalin kerja sama secara resmi dan eksistensinya dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin menilai disrupsi digital memang menjadi tantangan bagi profesi wartawan. Namun di sisi lain, kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi media untuk menjangkau pembaca yang lebih luas.

“Di era digital, masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi media massa untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan,” ujarnya.

“Pelantikan pengurus SMSI Sukabumi Raya diharapkan menjadi tonggak lahirnya organisasi media siber yang semakin profesional, independen, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang kredibel serta berpihak pada kepentingan publik,”pungkasnya. (SH).