Reses DPRD Kota Sukabumi, Taufik Muhammad Guntur Serap Langsung Aspirasi Warga
Topikpubliknews-Kota Sukabumi. Kegiatan reses masa persidangan ke-III Tahun Sidang 2025–2026 kembali dilaksanakan anggota DPRD Kota Sukabumi, Taufik Muhammad Guntur, pada Selasa 26/5/2024 berlokasi di Babakan Garung RT01/06 Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi.

Dihadiri oleh Warga Karang tengah dan sejumlah tokoh masyarakat, sebagai bentuk komitmen dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Reses menjadi momentum penting bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan berbagai masukan, keluhan, hingga kebutuhan warga yang nantinya akan diperjuangkan dalam program pembangunan maupun kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan UMKM, hingga persoalan sosial kemasyarakatan lainnya.
Warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dan menyampaikan harapan kepada wakil rakyat.
Taufik Muhammad Guntur menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian serius dan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Kota Sukabumi.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat, DPRD, dan Pemerintah Kota Sukabumi sangat penting demi mewujudkan pembangunan yang merata dan tepat sasaran.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran daerah secara maksimal. Dengan anggaran sekitar Rp.159 miliar yang dikelola bersama Pemerintah Kota Sukabumi melalui sektor retribusi dan pajak daerah, pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengingat Kota Sukabumi tidak memiliki sumber daya alam besar seperti pertambangan maupun industri besar, sektor jasa, perdagangan, UMKM, hotel, kuliner, dan pariwisata menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kota Sukabumi harus bersyukur berada dekat dengan kawasan wisata Kabupaten Sukabumi yang turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama dari sektor jasa, perdagangan, hotel, dan kuliner,” ujarnya.
Suasana reses berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi rakyat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Kota Sukabumi yang lebih baik.
Salah seorang warga, Siti, turut mempertanyakan solusi penerimaan siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya bagi siswa berprestasi yang memiliki bukti prestasi non-akademik.
Menanggapi hal tersebut, Taufik Muhammad Guntur menyampaikan bahwa SPMB menjadi solusi bagi siswa berprestasi dengan mempertimbangkan nilai akademik serta bukti prestasi di bidang olahraga, seni, sains, maupun organisasi sebagai perhatian utama dalam proses seleksi.
Yl.
