President Muda Visioner Penggerak Nasional Hadiri Leaders’ Briefing 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Energi Nasional

IMG_20260716_180854

JAKARTA – TOPIK PUBLIK

President Muda Visioner Penggerak Nasional, Indra A. Oktariawan, menghadiri Leaders’ Briefing 2026 yang digelar di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jalan Trunojoyo Blok M-I No.135, RT 6/RW 2, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

Forum yang diselenggarakan Garuda TV tersebut mengangkat tema “Ketahanan Energi dan Mobilitas sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional.”

Kepada awak media usai mengikuti kegiatan, Indra mengatakan forum ini menjadi ruang strategis untuk memahami secara langsung arah kebijakan pemerintah terkait ketahanan energi dan pembangunan nasional.

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo

“Forum ini sangat bermanfaat karena kami memperoleh banyak wawasan mengenai kebijakan nasional, khususnya terkait ketahanan energi, transisi menuju energi bersih, dan penguatan sistem mobilitas.

Materi yang disampaikan para narasumber menjadi bekal penting bagi kami dalam menyusun program organisasi yang sejalan dengan visi pembangunan Indonesia,” ujar Indra.

Leaders’ Briefing 2026 menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, serta Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono.

Dalam paparannya, para pembicara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan energi, mempercepat transisi energi bersih, dan meningkatkan efisiensi mobilitas sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

President Muda Visioner Penggerak Nasional, Indra A. Oktariawan

Menurut Indra, kehadiran Muda Visioner Penggerak Nasional dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk mendukung berbagai agenda strategis pemerintah, terutama dalam bidang pembangunan berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia, inovasi, dan pemberdayaan generasi muda.

“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Banyak peluang kolaborasi yang bisa dibangun antara organisasi kepemudaan, pemerintah, BUMN, maupun dunia usaha untuk bersama-sama mendukung pembangunan nasional,” katanya.

Ia menambahkan, selain mendapatkan informasi mengenai arah kebijakan nasional, forum tersebut juga membuka kesempatan membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Networking yang terbangun hari ini sangat penting. Kami berharap dapat menindaklanjutinya melalui program-program nyata yang berorientasi pada inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas generasi muda,” ungkapnya.

Indra menegaskan, hasil dari Leaders’ Briefing 2026 akan menjadi bahan evaluasi sekaligus referensi dalam penyusunan program kerja Muda Visioner Penggerak Nasional agar lebih selaras dengan prioritas pembangunan pemerintah.

“Harapan kami, ke depan akan semakin banyak ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan komunitas kepemudaan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global,” pungkasnya. ( YL)