Komisi II DPR RI Soroti Pentingnya Pendidikan Pemilih yang Berdampak, Bukan Sekadar Formalitas

IMG-20260807-WA0260

SUKABUMI – Topikpubliknews.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia bersama Komisi II DPR RI menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 di Gedung Krakatau, Hotel Horison Kota Sukabumi, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas media sosial, seniman, organisasi pencak silat, hingga komunitas transgender.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang cerdas, berdaulat, dan berintegritas.

“Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pendidikan pemilih. Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat kualitas demokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Dr. Heri Gunawan, M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan politik masyarakat melalui sosialisasi yang berkelanjutan.

“Hari ini kami bersama KPU RI menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan dengan menghadirkan dua narasumber asal Sukabumi, yakni Ateng Efendi dan Yudi Hermansyah. Keduanya menyampaikan pesan moral tentang pentingnya penguatan demokrasi melalui pemilih yang cerdas sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat,” kata Heri.

Menurut Heri, pendidikan pemilih tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan membentuk pemilih yang kritis terhadap informasi, termasuk mampu menangkal penyebaran hoaks menjelang pelaksanaan pemilu.

Ia juga menekankan bahwa setiap komunitas memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus menjadi mitra penyelenggara pemilu dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui kegiatan ini, KPU RI dan Komisi II DPR RI berharap pendidikan pemilih dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan masyarakat yang aktif berpartisipasi, memahami hak politiknya, serta turut menjaga kualitas demokrasi di Indonesia,”pungkasnya.

(SH).