Dandim 0607 Sukabumi Resmikan Jembatan See KASEP: Kreatif, Agamis, Sehat, Edukatif dan Produktif

IMG-20260911-WA0032

SUKABUMI –  TOPIK PUBLIK

Kehadiran Jembatan Beton Garuda “See KASEP” Tahap VI Kodim 0607/Kota Sukabumi di Kampung Cipari RT 01/06, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, kini resmi dimanfaatkan masyarakat.

Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., pada Jumat (11/9/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian dan pengabdian TNI dalam membantu membuka akses masyarakat di wilayah teritorialnya.

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han.,

Jembatan yang menghubungkan Kampung Cipari, Kampung Lemurhuma dan Kampung Awilega itu diharapkan mampu memperlancar berbagai aktivitas warga. Tidak hanya mobilitas sehari-hari, keberadaan jembatan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses sekolah, fasilitas kesehatan, kegiatan sosial hingga mendukung distribusi hasil pertanian.

Sekitar 150 orang menghadiri kegiatan peresmian tersebut. Di antaranya Danramil 0607-01/Sukaraja Kapten Inf Ahmad Amin, S.Pd.I., Camat Kebonpedes Yayah Sobariyah, S.IP., M.S.I., Kapolsek Kebonpedes Iptu Ajat Munajat, S.IP., Ketua MUI Kecamatan Kebonpedes K.H. M.E. Kurtubi, Ketua PGRI Kecamatan Kebonpedes Mohammad Akhyarul Umam, S.Pd.I., Kepala KUA Kecamatan Kebonpedes H. Ruslan Abdullah, S.Ag., M.H.I., Kepala Puskesmas Kebonpedes Hj. Lilis Sumiati, S.ST., SKM., M.Keb., tokoh masyarakat Ojang Afandi, S.H., Kepala Desa Bojongsawah Mahmud Faisal, S.IP., Kepala SPPG, BPP serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran atau penyampaian selayang pandang mengenai proses pembangunan Jembatan Garuda See KASEP. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh masyarakat, Kepala Desa Bojongsawah, Camat Kebonpedes dan Dandim 0607/Kota Sukabumi.

Suasana kegiatan semakin bermakna dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia.

Ketua BPD Bojongsawah Erwin Solehudin mengungkapkan apresiasinya kepada Kodim 0607/Kota Sukabumi atas dukungan terhadap pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, manfaat jembatan tidak sebatas sebagai penghubung antarkampung. Lebih dari itu, jembatan menjadi sarana yang mempererat hubungan sosial sekaligus membuka akses masyarakat terhadap berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas kehidupan.

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan silaturahmi, memperlancar aktivitas masyarakat dan membuka kesempatan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bojongsawah Mahmud Faisal menjelaskan bahwa pemberian nama “See KASEP” mengandung sebuah harapan bagi masyarakat.

KASEP merupakan akronim dari Kreatif, Agamis, Sehat, Edukatif dan Produktif.

Khusus makna “Edukatif”, kata Mahmud, menggambarkan harapan agar jembatan tersebut semakin membuka kemudahan bagi anak-anak maupun masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan, baik menuju sekolah maupun dalam kegiatan pembelajaran di lingkungan sekitar.

“Jadi KASEP ini bukan hanya nama jembatan. Ada doanya. Mudah-mudahan masyarakatnya kreatif, agamis, sehat, edukatif dan produktif. Kalau jembatannya sudah KASEP, mudah-mudahan yang lewat juga ikut KASEP,” ungkap Mahmud dengan penuh keakraban.

Ia berharap jembatan tersebut dapat terus dirawat sehingga tidak hanya kuat secara konstruksi, tetapi juga menjadi simbol hubungan yang semakin erat antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

Hal senada disampaikan Camat Kebonpedes Yayah Sobariyah. Ia menilai pembangunan Jembatan Garuda See KASEP memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam menunjang mobilitas masyarakat, akses anak-anak menuju sekolah serta kegiatan distribusi dan pemasaran hasil pertanian.

Namun, menurutnya, pembangunan fisik harus dibarengi dengan kepedulian untuk menjaga fasilitas yang telah tersedia.

“Membangun mungkin hanya sekali, tetapi memelihara harus dilakukan terus-menerus,” ungkapnya.

Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan, keamanan dan kondisi jembatan secara bersama-sama. Semangat gotong royong dinilai menjadi kunci agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat hingga generasi berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda See KASEP merupakan gambaran nyata dari sinergitas antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak.

“TNI tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, Kodim 0607/Kota Sukabumi akan terus berkomitmen membantu masyarakat sesuai tugas dan kemampuan, dengan membangun kerja sama bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat,” kata Dandim.

Dandim menjelaskan, Jembatan Garuda See KASEP merupakan jembatan keenam yang dibangun sebagai bagian dari upaya Kodim 0607/Kota Sukabumi membantu meningkatkan akses serta mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah teritorialnya.

“Jembatan ini merupakan jembatan keenam yang kita bangun sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0607/Kota Sukabumi,” ujarnya.

Meski secara administratif Desa Bojongsawah berada di Kabupaten Sukabumi, wilayah tersebut termasuk dalam teritorial Kodim 0607/Kota Sukabumi. Karena itu, TNI tetap memiliki tanggung jawab dalam pembinaan serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jembatan sebagai fasilitas yang menjadi milik dan kepentingan bersama.

Ia meminta jajaran Koramil terus aktif melakukan pendataan dan menerima berbagai informasi dari masyarakat, terutama berkaitan dengan warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Silakan masyarakat menyampaikan setiap kebutuhan maupun permasalahan melalui pemerintah desa maupun jajaran Koramil. Kita akan berupaya membantu sesuai tugas dan kemampuan yang kita miliki,” tegasnya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Dandim 0607/Kota Sukabumi kemudian meresmikan Jembatan Garuda See KASEP secara simbolis.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Jembatan Garuda See KASEP dengan resmi dapat dipergunakan,” ucap Dandim.

Peresmian Jembatan Garuda See KASEP Tahap VI menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu kebutuhan masyarakat.

Jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung antarkampung. Di balik pembangunannya terdapat semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong yang mempertemukan TNI, pemerintah serta masyarakat dalam satu tujuan.

Dengan beroperasinya jembatan tersebut, akses warga diharapkan semakin mudah, aktivitas sosial dan ekonomi semakin berkembang, serta distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar.

Pada akhirnya, See KASEP bukan hanya menghubungkan dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi simbol jembatan kepedulian antara negara dan kebutuhan masyarakat.

(YL)