HUT ke-75 IBI Kota Sukabumi, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Zero New Stunting dan Tingkatkan Layanan Kesehatan

IMG-20260704-WA0013

KOTA SUKABUMI – TOPIK PUBLIK

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Sukabumi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 dengan menggelar kegiatan di Hotel Permata Hijau, Kota Sukabumi, Sabtu (4/7/2026).

Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara organisasi profesi bidan dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, S.K.M., M.Si., jajaran DP2KBP3A Kota Sukabumi, Ketua IBI Kota Sukabumi Euis Nurhayati, S.Sit., M.Kes., serta para bidan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi.

Euis Nurhayati, S.Sit., M.Kes. Ketua IBI Kota Sukabumi ( Kiri) , Kepala Dinas Ida Halimah, S.K.M., M.Si., Dinas Kesehatan Kota Sukabumi (Kanan)

Ketua IBI Kota Sukabumi, Euis Nurhayati, mengungkapkan bahwa hingga saat ini IBI Kota Sukabumi memiliki 491 anggota yang terus berkomitmen mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, IBI telah menjalin kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, DP2KBP3A, serta berbagai instansi lainnya dalam pelaksanaan program penurunan stunting, pelayanan keluarga berencana (KB), hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil.

“Kami terus berkomitmen bekerja sama dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan seluruh dinas terkait untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sistem rujukan di Kota Sukabumi kini semakin terintegrasi. Seluruh bidan praktik mandiri telah bekerja sama dengan rumah sakit dan Public Safety Center (PSC) Kota Sukabumi. Apabila terdapat pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan, bidan cukup menghubungi PSC yang kemudian akan menjemput pasien untuk dirujuk ke rumah sakit tujuan.

“Kolaborasi ini membuat pelayanan rujukan menjadi lebih cepat sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, S.K.M., M.Si., berharap peringatan HUT ke-75 IBI menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah menekan prevalensi stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi melalui kerja sama lintas sektor.

“Saat ini prevalensi stunting di Kota Sukabumi berada di angka 19,7 persen. Ke depan kami akan terus memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan target zero new stunting, sehingga tidak ada lagi kasus stunting baru, sekaligus menurunkan angka stunting yang sudah ada. Begitu pula dengan upaya menekan angka kematian ibu dan bayi yang menjadi prioritas bersama,” ungkapnya.

Melalui peringatan HUT IBI ke-75 ini, Pemerintah Kota Sukabumi bersama IBI optimistis sinergi yang telah terjalin akan semakin kuat dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan merata, demi mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi yang lebih sehat dan sejahtera. ( YL)