Tim SAR Temukan Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangumbahan Sukabumi, 1 Tewas 1 Masih Dicari

IMG_20260620_110714_916

Sukabumi, Topikpubliknews.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu dari dua wisatawan yang dilaporkan tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih, Kawasan Konservasi Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

​Korban bernama Ahmad Efendi (36) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 08.40 WIB. Jasad korban ditemukan mengapung pada radius 200 meter dari lokasi awal kejadian.

​”Korban kami temukan pagi ini dalam posisi telungkup terapung di perairan. Selanjutnya langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, Sabtu (20/6/2026).

​Pencarian Satu Korban Lain Diperluas

​Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya, yakni Tobi Efendi (12). Area pencarian pun kini mulai diperluas dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

​Suryo menjelaskan, upaya pencarian dilakukan dengan membagi tim ke beberapa menyisiran. Tim air menggunakan perahu rubber boat atau LCR untuk menyisir laut hingga sejauh 2 Nautical Mile (Nm) dari lokasi kejadian.

​”Kami juga melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer ke arah barat dan 2 kilometer ke arah timur, serta melakukan pemantauan udara menggunakan drone hingga radius 200 meter,” tambahnya.

​Puluhan Personel Gabungan Diterjunkan

​Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur potensi SAR. Di antaranya berasal dari ​Pos SAR Sukabumi, ​Polair Polres Sukabumi, ​Pos TNI AL Ujung Genteng

​P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi, ​Relawan Jampang Peduli dan SAKA SAR, ​Balawista, Sehati, nelayan, serta masyarakat setempat.

​Sebelumnya, peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 16.25 WIB. Ahmad Efendi dan Tobi Efendi dilaporkan sedang berenang di sekitar Muara Sungai Pasir Putih.

​Diduga, keduanya mengalami kesulitan saat berada di dalam air akibat arus yang kuat. Korban sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang terseret arus dan tenggelam.