Pemkot Sukabumi Naikkan Insentif RT, RW dan Linmas Hingga 100 Persen, Bukti Nyata Kepedulian Pemerintah
Topikpubliknews.com-Kota Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi kembali menunjukkan keberpihakannya kepada para penggerak pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan. Melalui Program Unggulan Insentif Masyarakat Tahun 2026, Pemkot Sukabumi resmi menaikkan insentif bagi Ketua RT, RW, hingga anggota Linmas dengan kenaikan mencapai 100 persen.
Kebijakan tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi bersama aparatur kelurahan dan kecamatan yang digelar di Aula Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Selasa (26/5/2026).

Ketua Koordinator Lurah seKecamatan Cikole, Jumiyati, S.E., menegaskan bahwa peningkatan insentif ini merupakan bentuk penghargaan nyata pemerintah atas dedikasi RT, RW, dan Linmas yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
“RT, RW, dan Linmas memiliki peran yang sangat strategis. Mereka hadir langsung di tengah masyarakat, membantu pelayanan administrasi, menjaga keamanan lingkungan, hingga mendukung berbagai program pemerintah daerah. Karena itu, pemerintah memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan mereka,” ujar Jumiyati.

Di Kecamatan Cikole sendiri tercatat terdapat 347 RT, 69 RW, dan 416 anggota Linmas yang aktif menjalankan tugas sosial kemasyarakatan serta membantu menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam kebijakan terbaru tersebut, insentif Ketua RT yang sebelumnya sebesar Rp.250 ribu per bulan kini naik menjadi Rp.500 ribu per bulan.
Sementara insentif Ketua RW meningkat dari Rp.350 ribu menjadi Rp.700 ribu per bulan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga mulai memberikan perhatian khusus kepada anggota Linmas. Jika sebelumnya belum menerima insentif tetap, mulai tahun 2026 anggota Linmas akan mendapatkan insentif sebesar Rp100 ribu per bulan yang dibayarkan setiap triwulan.
Kenaikan anggaran ini menjadi jawaban atas berbagai aspirasi masyarakat dan pengurus lingkungan yang selama ini berharap adanya peningkatan kesejahteraan bagi para pelayan masyarakat di tingkat bawah.
Menurut Jumiyati, kebijakan tersebut diharapkan mampu menjadi penyemangat baru bagi RT, RW, dan Linmas agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bukan hanya soal angka atau nominal, tetapi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain menyampaikan soal peningkatan insentif, dalam kesempatan tersebut juga dibahas sejumlah program pendukung lainnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Terkait jasa penyebaran SPPT PBB, pemerintah daerah dipastikan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.1.000 per lembar untuk petugas penyebaran.

Anggaran tersebut dijadwalkan mulai tersedia per 29 Mei 2026 sehingga pengajuan pembayaran dapat segera dilakukan dengan melengkapi administrasi yang telah ditetapkan.
Sementara itu, mengenai keberlanjutan Program P2RW, Pemerintah Kota Sukabumi disebut tengah merencanakan kembali pelaksanaan program tersebut pada perubahan anggaran tahun 2026.
Program P2RW dinilai masih sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi salah satu motor penggerak pembangunan berbasis kewilayahan dan pemberdayaan lingkungan.
Kebijakan peningkatan insentif serta keberlanjutan berbagai program masyarakat ini pun mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Langkah tersebut dianggap sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Sukabumi terus hadir dan peduli terhadap para penggerak pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah.
Ketua Koordinator Lurah se Kecamatan Cikole menambahkan “Seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Cikole menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan para Ketua RT dan RW.
Aspirasi tersebut dinilai sebagai suara nyata masyarakat di tingkat lingkungan yang harus diperjuangkan bersama demi meningkatkan kesejahteraan, pelayanan publik, serta pembangunan kewilayahan yang lebih baik.
Dengan sinergitas yang kuat antara pemerintah dan para pengurus lingkungan, diharapkan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat akan semakin kokoh dalam mewujudkan Kecamatan Cikole yang maju, aman, dan harmonis.”Tutupnya
(Sp).
