Indra A. Oktariawan Gaungkan Peran Pemuda Indonesia di Forum Diplomatik China–Indonesia

IMG-20260705-WA0026

JAKARTA – TOPIK PUBLIK

Di tengah dinamika geopolitik dan tantangan global yang semakin kompleks, peran generasi muda dalam membangun diplomasi internasional kian mendapat perhatian.

Hal itu tercermin dari kehadiran President Muda Visioner Penggerak Nasional, Indra A. Oktariawan, dalam 2026 China-Indonesia Think Tank and Media Forum yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Rabu (1/7/2026).

Presiden Muda Visioner Indra A. Oktariawan

Forum bergengsi tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan dari Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok, mulai dari unsur pemerintah, lembaga think tank, akademisi, media, pelaku usaha, hingga organisasi masyarakat.

Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Bagi Muda Visioner Penggerak Nasional, keikutsertaan dalam forum tersebut bukan sekadar memenuhi undangan internasional, melainkan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendorong generasi muda Indonesia mengambil peran lebih besar dalam diplomasi, pembangunan berkelanjutan, dan kerja sama global yang memberikan manfaat bagi bangsa.

Dalam forum tersebut, Indra A. Oktariawan menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok tidak boleh hanya berorientasi pada investasi maupun kerja sama ekonomi. Menurutnya, kedua negara memiliki peluang besar untuk memperkuat kolaborasi melalui pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, riset, inovasi, teknologi, hingga diplomasi antarmasyarakat (people-to-people diplomacy).

“Kemitraan Indonesia–Tiongkok akan semakin kokoh apabila dibangun di atas fondasi saling menghormati, saling percaya, serta kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Generasi muda harus menjadi penghubung yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat dialog lintas budaya, dan menciptakan peluang kerja sama yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Indra.

Ia menilai tantangan dunia saat ini, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan dan air, transformasi industri, hingga dinamika geopolitik, tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.

Karena itu, dibutuhkan diplomasi yang lebih inklusif dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari solusi dalam menciptakan inovasi dan kerja sama yang berkelanjutan.

Santo Darmosumarto Direktur Jendral Asia Pasifik Dan Afrika ( Kiri)

Forum 2026 China-Indonesia Think Tank and Media Forum juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, seperti ekonomi hijau, transformasi digital, media, pendidikan, teknologi, serta pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Partisipasi Muda Visioner Penggerak Nasional dalam forum tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi pemuda Indonesia sebagai aktor penting dalam diplomasi publik, pembangunan ekonomi, serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global.

Dengan mengusung semangat persahabatan, saling menghormati, dan kepentingan bersama, Muda Visioner Penggerak Nasional meyakini bahwa kolaborasi Indonesia dan Tiongkok akan terus berkembang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kawasan Asia-Pasifik yang damai, inklusif, dan sejahtera.

Sebagai organisasi kepemudaan, Muda Visioner Penggerak Nasional terus berkomitmen melahirkan pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan global, serta mampu menjadi motor perubahan melalui inovasi, diplomasi, pendidikan, kewirausahaan, dan kolaborasi strategis untuk mendukung pembangunan nasional serta memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional. ( YL)