Duka Anak Krakatau: Dari Sukabumi, Camat Cikole Kirim Doa, Empati, dan Imbau Warga Tetap Waspada
KOTA SUKABUMI — TOPIK PUBLIK Erupsi Gunung Anak Krakatau yang kembali menunjukkan gejolaknya memantik keprihatinan dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari wilayah Kota Sukabumi.
Melalui barisan kalimat hangat yang diunggah di akun media sosial resminya, Pemerintah Kecamatan Cikole menyampaikan empati mendalam sekaligus dukungan moral bagi warga yang tengah berjuang di kawasan terdampak.
Langkah ini bukan sekadar unggahan formal, melainkan wujud solidaritas antar sesama anak bangsa. Saat ditemui awak media pada Senin (8/9/2026), Camat Cikole, Caesar Anwar, S.STP, tak mampu menyembunyikan rasa prihatinnya atas musibah alam yang kembali menguji ketabahan masyarakat di pesisir Banten dan Lampung tersebut.
“Kami menyimak perkembangan informasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau dengan rasa prihatin yang mendalam. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kecamatan Cikole, kami mendoakan agar seluruh saudara-saudara kita di sekitar wilayah terdampak senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberikan kekuatan, ketabahan, serta keselamatan,” tutur Caesar Anwar
Tak hanya menitipkan doa untuk para korban terdampak, Caesar Anwar juga menaruh perhatian besar pada perjuangan para garda terdepan di lokasi bencana. Ia memberikan apresiasi dan doa tulus bagi tim gabungan, petugas BPBD, TNI-Polri, hingga para relawan kemanusiaan yang bertaruh waktu dan tenaga di tengah potensi bahaya.
“Tugas yang diemban para relawan dan petugas di lapangan sangat mulia sekaligus penuh risiko. Kami mendoakan agar mereka senantiasa dianugerahi kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam menjalankan misi kemanusiaan ini,” tambahnya.
Di samping itu, Caesar Anwar turut menyampaiakan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Cikole dan Sukabumi pada umumnya. Ia mengingatkan warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem maupun dampak tidak langsung dari fenomena alam yang terjadi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar atau berita bohong (*hoaks*) terkait dampak erupsi yang kerap beredar di media sosial. Pastikan selalu memantau perkembangan dari sumber informasi resmi pemerintah dan lembaga berwenang seperti BMKG serta PVMBG. Selain itu, mari kita jaga kesiapsiagaan lingkungan masing-masing dalam menghadapi segala potensi bencana alam,” tegasnya.
Mengakhiri keterangannya, pihak Kecamatan Cikole mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan bangsa. Harapannya, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat segera melandai, proses penanganan darurat berjalan lancar, dan kehidupan warga di wilayah terdampak bisa secepatnya pulih kembali seperti sediakala.
(YL)
