Gundar Kolyubi Terpilih Aklamasi, Targetkan Golkar Raih 6 Kursi pada 2029

IMG-20261025-WA0021

SUKABUMI – TOPIK PUBLIK

H. Gundar Kolyubi, S.Pd.I., secara aklamasi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar yang digelar di Hotel Anugrah, Kota Sukabumi, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., beserta jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat. Hadir pula Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Hj. Dewi Asmara, S.H., M.H., Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., para pimpinan partai politik, serta tujuh Pengurus Kecamatan (PK) dan 33 Pengurus Kelurahan (PL) Partai Golkar.

H. Gundar Kolyubi, S.Pd.I., Saat Memberikan Sambutan 

Terpilihnya Gundar secara aklamasi menjadi amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan peran Partai Golkar di Kota Sukabumi.

Usai terpilih, Gundar menegaskan komitmennya untuk membawa Golkar menjadi partai yang lebih solid, memiliki militansi kader yang kuat, serta memperkuat proses kaderisasi hingga tingkat akar rumput.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Musda hari ini selesai. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Mudah-mudahan ke depan saya bisa membawa Golkar menjadi lebih baik, lebih solid, memiliki militansi yang kuat, serta memperkuat kaderisasi,” ujarnya.

Gundar mengungkapkan, komitmen tersebut didukung pengalaman panjangnya di internal partai. Ia pernah menjabat sebagai ketua di tingkat kelurahan selama 10 tahun, ketua kecamatan selama lima tahun, serta menjadi pengurus DPD selama 10 tahun.

Pengalaman tersebut, menurutnya, memberinya pemahaman mengenai dinamika organisasi dan pentingnya menjaga persatuan di antara sesama kader, terutama ketika menghadapi momentum politik.

Ia menyoroti fenomena perbedaan kelompok di internal partai yang berpotensi menimbulkan perpecahan saat pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh kader tetap menjaga persaudaraan dan menempatkan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

“Saya tidak ingin ketika momentum politik datang, saudara seperjuangan yang berada di rumah besar Golkar justru menjadi lawan karena berbeda kelompok. Kalau kita berjuang untuk Golkar, kalah atau menang, kita harus tetap berjuang bersama untuk membesarkan partai,” tegasnya.

Menurut Gundar, soliditas dan militansi kader merupakan modal penting untuk memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi agenda politik mendatang.

Dalam menghadapi Pemilu 2029, ia menargetkan Partai Golkar dapat meraih minimal enam kursi legislatif. Target tersebut menjadi salah satu fokus perjuangan yang ingin diwujudkan melalui konsolidasi organisasi, penguatan kaderisasi, dan peningkatan kerja politik di tengah masyarakat.

“Insyaallah, target kami pada 2029 minimal enam kursi. Kami ingin mengembalikan perolehan kursi tersebut. Kami juga berharap ada kader yang berani tampil dalam Pilkada nanti,” ungkapnya.

Terpilihnya Gundar secara aklamasi diharapkan menjadi momentum konsolidasi bagi keluarga besar Partai Golkar. Dengan memperkuat kebersamaan dan komitmen seluruh kader, Golkar diharapkan mampu membangun organisasi yang lebih solid serta mempersiapkan kader-kader potensial untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

(YL)