FKMASI Dukung Langkah Tegas Pemprov Jabar Berantas Judi Online di Kalangan ASN

IMG-20260714-WA0029

SUKABUMI – TOPIK PUBLIK

Forum Komunikasi Mahasiswa Sukabumi (FKMASI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberantas praktik judi online di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).

Sikap tersebut dinilai sebagai upaya nyata menjaga integritas birokrasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Pernyataan itu disampaikan FKMASI melalui siaran pers yang diterbitkan di Sukabumi, Selasa (14/7/2026).

Menurut FKMASI, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk langkah Wakil Gubernur Jawa Barat dalam menindak ASN yang diduga terlibat judi online, merupakan bentuk komitmen untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Organisasi mahasiswa tersebut juga mengapresiasi proses pemeriksaan yang tengah dilakukan terhadap ASN yang terindikasi terlibat aktivitas perjudian daring.

FKMASI menilai praktik judi online tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta etika yang harus dijunjung tinggi oleh setiap aparatur negara.

Sebagai pelayan masyarakat, ASN dituntut menjadi teladan melalui perilaku yang mencerminkan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap hukum.

Menanggapi adanya dugaan keterlibatan sejumlah ASN di lingkungan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Wilayah II Sukabumi dalam aktivitas judi online, FKMASI mendesak instansi terkait segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan secara transparan, objektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua FKMASI, Hamdan Maulana Hamid, menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus diproses secara profesional dan berdasarkan fakta hukum.

“Kami mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat dalam menindaklanjuti dugaan keterlibatan ASN dalam praktik judi online. Jika terbukti, maka harus diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Hamdan.

Lebih lanjut, FKMASI mengajak seluruh ASN di Jawa Barat untuk menjauhi segala bentuk perjudian online dan terus menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, serta pengabdian kepada masyarakat.

FKMASI berharap langkah tegas pemerintah dalam memberantas judi online di lingkungan ASN dapat menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap birokrasi. Selain itu, upaya tersebut diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, bebas dari praktik perjudian, serta semakin berorientasi pada pelayanan masyarakat yang profesional dan berintegritas. ( YL)