Daniel Mutaqien Tegaskan Soliditas Kader dan Diskresi Ketum Jadi Dasar Musda XI Golkar Kabupaten Sukabumi

IMG-20261024-WA0034

SUKABUMI – TOPIK PUBLIK

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., menegaskan pentingnya soliditas dan persatuan kader dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Sukabumi berlandaskan diskresi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Hal tersebut disampaikan Daniel saat menghadiri Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Hotel Pangrango, Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi sejumlah pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat dari unsur AMPG, KPPG, AMPI, dan SOKSI.

Dalam sambutannya, Daniel menilai dinamika organisasi Partai Golkar di Kabupaten Sukabumi merupakan bagian dari proses konsolidasi yang harus diarahkan untuk memperkuat kebersamaan dan membesarkan partai.

Menurutnya, keberhasilan Golkar dalam berbagai kontestasi politik tidak terlepas dari potensi, kemampuan, serta semangat para kader yang terus berupaya mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam menentukan strategi dan langkah politik merupakan hal yang wajar. Namun, kepentingan bersama harus tetap ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Soliditas dan kekompakan merupakan modal utama sebuah organisasi. Apa pun momentum dan tantangan yang dihadapi, apabila kita solid dan kompak, akan sulit bagi pihak lain untuk memecah belah kita ataupun mengganggu konsolidasi internal partai,” tegas Daniel.

Ia berharap Musda XI tidak hanya menjadi forum untuk menyelesaikan agenda organisasi dan memilih kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan perolehan kursi legislatif serta mempertahankan kemenangan Golkar pada kontestasi politik mendatang.

Daniel juga mengajak seluruh kader menjaga semangat persaudaraan dan kebesaran hati. Menurutnya, karakter masyarakat Sukabumi yang tegas dan memiliki pendirian kuat harus menjadi kekuatan yang disatukan melalui semangat kebersamaan.

Diskresi Ketua Umum Jadi Dasar Pelaksanaan Musda

Dalam wawancara terpisah, Daniel menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Kabupaten Sukabumi didasarkan pada diskresi Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang ditandatangani langsung oleh ketua umum bersama sekretaris jenderal.

Ia menerangkan, mekanisme penerbitan surat diskresi pada periode kepemimpinan saat ini berbeda dengan periode sebelumnya. Jika sebelumnya surat diskresi diterbitkan melalui bidang kepartaian, pada periode kepemimpinan Bahlil Lahadalia, surat tersebut ditandatangani langsung oleh ketua umum dan sekretaris jenderal.

“Diskresi itu merupakan kewenangan ketua umum. Karena suratnya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jendral DPP Golkar , kami memaknainya sebagai keputusan kelembagaan yang harus dilaksanakan dan dipedomani,” ujar Daniel.

Penjelasan tersebut, lanjutnya, menjadi landasan dalam pelaksanaan Musda XI di Kabupaten Sukabumi sesuai dengan keputusan dan mekanisme organisasi yang berlaku.

Daniel juga menekankan bahwa proses Musda harus berjalan dengan baik, tertib, dan mengedepankan semangat kebersamaan. Ia berharap seluruh kader dapat menerima serta menghormati proses organisasi demi menjaga keutuhan partai.

Melalui Musda XI ini, Partai Golkar Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, menyatukan visi dan langkah politik, serta menyusun strategi yang konstruktif untuk menghadapi agenda politik mendatang.

Soliditas, persatuan, dan kerja bersama menjadi pesan utama Daniel Mutaqien kepada seluruh kader agar dinamika organisasi dapat menjadi kekuatan dalam menjaga keberlangsungan dan perkembangan Partai Golkar di Kabupaten Sukabumi.

(YL)