Cibeureum Hilir Dorong Pengelolaan Sampah dan Optimalisasi Opsen untuk Perkuat Pembangunan Wilayah

IMG-20260826-WA0030

KOTA SUKABUMI —  TOPIK PUBLIK Pemerintah Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, menyatakan kesiapan menindaklanjuti berbagai arahan Wali Kota Sukabumi dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui pajak opsen.

Lurah Cibeureum Hilir Suhendar, S.IP., mengatakan seluruh arahan yang disampaikan Wali Kota akan ditindaklanjuti secara serius, khususnya dalam mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan dan mengelola sampah dari tingkat rumah tangga.

“Untuk arahan yang tadi diberikan oleh Pak Wali, kami menanggapinya dengan baik dan serius. Ini akan kami laksanakan dan informasikan kepada warga masyarakat supaya bisa berjalan dengan baik,” ujar Suhendar.

Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi juga menyerahkan secara simbolis tempat sampah serta mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna, termasuk pupuk cair.

Walikota Sukabumi Menyerahkan Simbolis Tempat Sampah kepada Ketua RW 09 Cibereum Hilir

Suhendar menjelaskan, kesadaran masyarakat Cibeureum Hilir dalam memilah dan mengolah sampah mulai menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya terlihat di wilayah RW 09, yang telah mulai mengembangkan pengolahan sampah organik rumah tangga untuk dimanfaatkan sebagai bahan kompos.

“Alhamdulillah, warga masyarakat sudah mulai merespons. Terutama di RW 9 sudah ada pengolahan sampah organik dari sampah rumah tangga yang bisa dibuat kompos. Untuk pemilahan sampah dari rumah juga sudah mulai dilakukan, seperti memisahkan sampah plastik,” jelasnya.

Ia menilai, kebiasaan memilah sampah dari sumbernya menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

Optimalkan Opsen untuk Meningkatkan PAD

Sementara itu, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan, S.IP., menegaskan bahwa Kelurahan Cibeureum Hilir menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi strategis dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pajak opsen.

“Alhamdulillah, mengenai arahan dari Kecamatan Cibeureum, Kelurahan Cibeureum Hilir ini merupakan salah satu lokus untuk peningkatan PAD melalui opsen,” kata Yanwar.

Ia mengungkapkan, pada September mendatang pihak kecamatan bersama kelurahan akan melakukan penelusuran terhadap Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) serta potensi pajak opsen di wilayah Cibeureum Hilir.

“Insya Allah pada September nanti kami bersama tim dari kelurahan dan kecamatan akan melakukan penelusuran KTMDU dan pajak opsen di wilayah Kelurahan Cibeureum Hilir. Mudah-mudahan PAD bisa meningkat melalui opsen ini,” ujarnya.

Menurut Yanwar, posisi Cibeureum Hilir yang berada di jalur arteri menjadi salah satu faktor pendukung besarnya potensi wilayah tersebut. Mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang dinilai dapat menjadi peluang untuk meningkatkan penerimaan daerah.

Lebih jauh, Yanwar melihat Kecamatan Cibeureum ke depan memiliki prospek sebagai salah satu kawasan perkotaan dan tujuan aktivitas masyarakat. Hal itu terlihat dari meningkatnya migrasi penduduk serta tumbuhnya kawasan perumahan di berbagai wilayah.

“Harapan Pak Wali Kota, Kecamatan Cibeureum ini bisa menjadi kawasan perkotaan. Ini merupakan kawasan tujuan, bisa dilihat dari migrasi penduduk yang masuk dan semakin suburnya pembangunan perumahan,” tuturnya.

Potensi tersebut, lanjutnya, diperkirakan semakin besar dengan hadirnya akses infrastruktur strategis, termasuk exit tol yang akan memperkuat konektivitas kawasan Cibeureum dengan wilayah lainnya.

Dengan kombinasi penguatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, optimalisasi pajak opsen, serta perkembangan infrastruktur dan kawasan permukiman, Cibeureum Hilir diharapkan mampu menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus pertumbuhan ekonomi dan PAD Kota Sukabumi.

Pemerintah kecamatan dan kelurahan pun menegaskan pentingnya kolaborasi bersama masyarakat agar setiap program tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat. ( YL)